www.miqtaalfauzan.sch.id – MI Quran Terpadu Al Fauzan Lumajang kembali mendapat kehormatan dan kepercayaan di tingkat nasional dan provinsi. Madrasah ini terpilih sebagai salah satu lokasi peninjauan dan observasi lapangan terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Observasi ini dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 13–14 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian persiapan INOVASI Workshop Strategi Berbagi Praktik Baik. Kegiatan ini diselenggarakan oleh program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia)—sebuah kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia.
Kunjungan ini diikuti langsung oleh Tim BKHM Kemendikdasmen Jakarta bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur. Kehadiran tim penilai dan pemantau ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran serta penerapan praktik-praktik baik berbasis cinta yang telah berjalan secara konsisten di MI Quran Terpadu Al Fauzan Lumajang.
Menguatkan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MI Quran Terpadu Al Fauzan Lumajang menjadi pilar penting dalam membentuk iklim belajar yang ramah, berkarakter, dan penuh kasih sayang bagi seluruh siswa. Melalui observasi ini, berbagai praktik baik pembelajaran yang dikembangkan oleh para pendidik diperhatikan secara mendalam untuk nantinya dibagikan pada agenda Workshop Strategi Berbagi Praktik INOVASI yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026
Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Segenap keluarga besar MI Quran Terpadu Al Fauzan Lumajang menyambut baik keberlangsungan agenda ini. Kehadiran tim dari pusat dan wilayah menjadi sarana evaluasi, motivasi, sekaligus ruang berbagi wawasan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Semoga hasil dari kegiatan observasi ini membawa keberkahan serta semakin mengokohkan peran MI Quran Terpadu Al Fauzan Lumajang dalam menginspirasi dunia pendidikan, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.