Dalam kompetisi tersebut, para siswa menunjukkan kemampuan menghafal doa dan berhasil meraih penghargaan pada berbagai peringkat. Wardatus Shofiyah berhasil meraih Juara I, disusul Iqbal Habibullah yang meraih Juara III. Sementara itu, Zahwattuqo Al Humaini memperoleh Juara Harapan I, Fairuz Febriansyah meraih Juara Harapan II, dan M. Ramadhan Khoirul Alfin berhasil mendapatkan Juara Harapan III.
Deretan prestasi tersebut menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar MI Quran Terpadu Al Fauzan. Keberhasilan lima siswa dalam satu ajang yang sama memperlihatkan semangat mereka untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan dalam menghafal doa-doa. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pembiasaan amalan Islami dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan anak.
Lebih dari sekadar meraih penghargaan, menghafal doa mengajarkan anak untuk senantiasa mengingat Allah Swt. dalam berbagai aktivitas kehidupan. Doa menjadi bentuk ikhtiar seorang muslim untuk memohon pertolongan, bersyukur atas nikmat, dan menumbuhkan sikap berserah diri kepada-Nya. Karena itu, prestasi ini diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan dalam perlombaan, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan baik yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan sekaligus perwakilan pengurus yayasan, Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, M.A., menyampaikan apresiasi atas pencapaian kelima siswa tersebut. Beliau berharap keberhasilan ini semakin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap doa dan mendorong mereka untuk mengamalkan ajaran Islam dalam keseharian.
“Selamat kepada seluruh siswa yang telah meraih prestasi dalam Lomba Hafalan Doa tingkat nasional tahun 2024. Semoga ananda semakin mencintai doa-doa yang diajarkan dalam Islam, membiasakan diri berdoa dalam setiap aktivitas, dan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.,” demikian pesan yang dapat disampaikan kepada para siswa.
Kepala MI Quran Terpadu Al Fauzan, Dr. Dzaqi Hijrotin, M. Pd., turut mengapresiasi usaha dan keberhasilan para siswa. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan semangat belajar, dan berani mengikuti berbagai kompetisi yang positif.
“Selamat dan sukses kepada Wardatus Shofiyah, Iqbal Habibullah, Zahwattuqo Al Humaini, Fairuz Febriansyah, dan M. Ramadhan Khoirul Alfin atas prestasi yang diraih. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berlatih, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh. Semoga semakin banyak siswa MI Quran Terpadu Al Fauzan yang tumbuh menjadi generasi Qur’ani, berilmu, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Prestasi lima siswa ini menjadi salah satu langkah positif MI Quran Terpadu Al Fauzan dalam menumbuhkan generasi yang mencintai ajaran Islam sejak dini. Setiap hafalan yang dipelajari diharapkan menjadi bekal untuk membangun kebiasaan baik, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan agama hadir bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga untuk diamalkan.
Selamat kepada Wardatus Shofiyah, Iqbal Habibullah, Zahwattuqo Al Humaini, Fairuz Febriansyah, dan M. Ramadhan Khoirul Alfin! Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian berikutnya. Semoga doa-doa yang dihafalkan senantiasa terucap dalam keseharian, menguatkan hati, dan mengiringi langkah mereka menuju masa depan yang penuh keberkahan.