Delapan Siswa MI Quran Terpadu Al Fauzan Lolos Semifinal KSNR 2025, Siap Berkompetisi di Ajang Sains!
Prestasi 21 September 2025

Delapan Siswa MI Quran Terpadu Al Fauzan Lolos Semifinal KSNR 2025, Siap Berkompetisi di Ajang Sains!

Admin Madrasah
Penulis

www.miqtaalfauzan.sch.id — Kemampuan berpikir, ketekunan dalam belajar, dan keberanian menghadapi tantangan menjadi bekal penting bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademiknya. Hal ini tercermin dari pencapaian delapan siswa MI Quran Terpadu Al Fauzan (MI QTA) Labruk Lor, Lumajang, yang berhasil lolos ke babak semifinal Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) 2025. Prestasi ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti semangat para siswa dalam mengikuti kompetisi di bidang sains.

KSNR merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Berdasarkan data sertifikat yang diterima, delapan siswa MI QTA yang dinyatakan lolos ke babak semifinal adalah Aqila Qubais Jasmine, Ramadhan Arshad Abqori, Ziyyan Dwi Setiawan, Ahmad Bintang Arkanleema Syaamil, Azkiya Muqshitha Aisyah Alzahsy, Mahyra Aureenta, Mumtazza Putri Afandi Ar Rosyid, dan Fairuz Febriansyah. Sertifikat tersebut mencantumkan tahun 2025 dan SD Islam Tompokersan sebagai lokasi yang berkaitan dengan kegiatan semifinal.


Keberhasilan ini menambah catatan positif perjalanan akademik siswa MI QTA Al Fauzan. Lolos ke babak semifinal bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk melatih kemampuan bernalar, membangun kepercayaan diri, serta membiasakan diri menghadapi persoalan dengan cermat. Pengalaman berkompetisi diharapkan dapat mendorong para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan sekaligus perwakilan pengurus yayasan, Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, M.A., menyampaikan apresiasi atas pencapaian para siswa. Beliau berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan menjadikan ilmu sebagai bekal yang bermanfaat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian anak-anak yang berhasil lolos ke babak semifinal KSNR 2025. Semoga prestasi ini semakin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan, menguatkan semangat untuk terus belajar, dan memotivasi mereka meraih prestasi-prestasi berikutnya. Semoga setiap ilmu yang dipelajari membawa manfaat serta diiringi akhlak yang baik,” ungkap beliau.

Sementara itu, Kepala MI Quran Terpadu Al Fauzan, Dr. Dzaqi Hijrotin, M. Pd., memandang pencapaian ini sebagai kesempatan bagi siswa untuk terus bertumbuh melalui pengalaman akademik. Keikutsertaan dalam kompetisi diharapkan dapat membentuk sikap tekun, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

“Kami mengapresiasi keberhasilan siswa-siswi yang lolos ke babak semifinal KSNR 2025. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kemampuan, mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, dan berani menghadapi tantangan baru. Kami berharap prestasi ini juga menginspirasi siswa lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” tutur beliau.

Bagi MI QTA Al Fauzan, prestasi siswa merupakan bagian dari proses pendidikan yang memberi ruang bagi setiap anak untuk tumbuh sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Pengembangan potensi akademik diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan karakter, sehingga siswa tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga ketekunan, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

Keberhasilan delapan siswa dalam KSNR 2025 menjadi langkah berharga dalam perjalanan mereka mengenal tantangan dan mengembangkan kemampuan diri. MI Quran Terpadu Al Fauzan berharap pencapaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berani mencoba, dan meraih kesempatan berprestasi di berbagai bidang.

Semoga langkah para siswa di ajang KSNR 2025 menjadi awal dari pencapaian-pencapaian berikutnya. Dengan semangat belajar dan dukungan lingkungan madrasah, MI Quran Terpadu Al Fauzan terus berupaya mendampingi generasi Qur’ani agar tumbuh menjadi pribadi berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.